Chelsea Aurelia Schmiddlen
Alhamdulillah...
Gusti terima kasih buat peri kecil yang kau hadirkan buatku
Dan hanya Engkau yang mengerti, kuberikan nyawa ini untuknya
Demi kutatap senyum kecilnya yang menggemaskan
Kupertaruhkan nafas terakhirku buatnya
Pun biar perkataan-perkataan menyebalkan itu mendesing-desing di kuping
Tahi kucing!
Mereka nggak ngerti, sudah setengah koit kuberjuang
Dalam sengal2ku yang terakhir
Peri kecilku
"Chelsea Aurelia Schmiddlen" manis, cantik kayak bidadari
kutatap selalu, setelah beberapa hari ini, meski sebingkai kaca membatasi
Dia tahu, mendengar tentu
Dalam bisikku ada doa, dalam nafasku ada pengharapan
Dia yang terbaring lemah dalam tidur
Menatap wajah mungil nan ayu
Betapa letih diri ini berdiri di sini
Aku nggak peduli
Aku akan selalu menjaga peri kecilku
Dalam sudut berbatas kaca bening
"Mungilku! bunda di sini nak, cepatlah membaik! biar bisa kunikmati baumu, kuciumi ragamu dan kunaungi dirimu dalam kasihku! semua untukmu sayang !"
Seandainya tempat ini bisa bertukar, biar bunda yang menggantikan deritamu
Gusti,
Engkaulah yang tahu
Betapa aku ingin menjerit sekuat yang aku mampu
Karena Engkau tahu, atas nama cinta dan sayangku pada peri kecilku, kuberikan nyawa ini untuknya....
~ Chelsea, bunda sayang kamu nak! cepet baikan ya! biar bunda bisa gendong kamu setiap saat, ciumi kamu kapanpun, memelukmu dan berikan segalanya yang bunda miliki untukmu
Met tidur nanakku sayang !
LOVE Bunda buat Chelseaku....~

sooooooooooooooo swwwwwwwwweeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeet
Posted by: 'Doo-Wee' | December 19, 2007 11:13 AM